Meski dunia medis sudah canggih, namun kebiasaan kerokan ternyata masih bisa dinikmati dari berbagai goongan dan strata sosial. Bilur-bilur itupun dapat menyembuhkan masuk angin, pegal linu, asma hingga jantung.
Budaya kerokan ternyata sudah ada sejak zaman kerajaan dahulu. Bahkan raja-raja dan petinggi kerajaan Nusantara banyak yang melakukan terapi ini untuk kesehatan. Dan diteruskan kepada penerus-penerusnya. Sampai kinipun sudah tidak mengenal strata sosial atau ekonomi. Terapi ini digemari, karena rasanya yang manjur dan murah tentunya untuk sebuah penyembuhan penyakit. (lagi…)